Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fertilitas Wanita

A young woman looking at a pregnancy testMemiliki momongan merupakan salah satu impian terbesar dalam setiap pernikahan. Bagaimana tidak, bahtera rumah tangga baru akan terasa lengkap dengan hadirnya sang buah hati. Namun, untuk mencapai harapan tersebut fertilitas terutama pada wanita sangat berpengaruh besar akan hal ini.

Subur dan tidak suburnya wanita utamanya sangat berpengaruh besar terhadap peluang memperoleh keturunan. Bila sel telur kualitasnya bagus tentu akan mudah mendapat keturunan karena pembuahan bisa terjadi secara signifikan. Sebaliknya apabila kualitas sel telur rendah maka akan sulit bagi sel sperma untuk menemukannya sehingga sulit melakukan pembuahan dan membentuk dibentuk menjadi embrio (cabang bayi).

Banyak orang yang mengalami masalah ketidaksuburan baru menyadari setelah menikah, meski sebelumnya siklus menstruasi wanita tetap lancar. Ada banyak faktor yang bisa memicu ketidaksuburan tersebut, yakni usia, makanan, dan gaya hidup.

Usia

Mitos menikah di usia kepala tiga akan relatif sulit untuk mendapat keturunan pada dasarnya juga patut dipercaya. Dikatakan demikian karena wanita memiliki puncak kesuburan di usia 20 tahunan dan bila lebih dari usia 30 tahun, kualitas sel telur akan menurun karena keluar melalui indung telur. Bahkan, menurunnya kesuburan pada wanita secara drastis bisa terjadi saat usia sudah mencapi 35 tahun. Itulah sebabnya mengapa wanita gelisah ketika tak kunjung menemukan jodohnya ketika meranjak usia mencapai kepala tiga walaupun siklus menstruasi tidak pernah terhambat.

Makanan

Makanan seperti donat, hamburger, pizza, gorengan, dan makanan berlemak serta cepat saji lainnya juga sangat berpengaruh terhadap kesuburan wanita. Sebab, makanan dengan kriteria demikian pada intinya dapat membuat tubuh mengalami obesitas. Perlu diketahui bahwa obesitas (kegemukan) adalah suatu penyakit yang dapat menghambat proses pembuahan sel sperma terhadap sel telur. Mengapa? Obesitas dapat membuat hormon menjadi tidak seimbang dan hal ini sel telur yang relatif kecil dan tidak cepat matang sulit dibuahi.

Itulah mengapa dikatakan kegemukan bisa menjadi faktor penghambat sulitnya mendapat keturunan. Untuk mengatasi masalah ini sendiri, tentu harus dilakukan diet sehat entah itu menjaga pola makan dan memilih jenis makanan dengan baik ataupun melakukan olahraga secara teratur.

Gaya hidup

Yang juga dapat mempengaruhi fetilitas atau kesuburan wanita adalah terletak pada gaya hidupnya. Gaya hidup buruk seperti sering merokok atau selalu gabung dengan orang yang perokok (perokok pasif), minum minuman beralkohol, dan minuman instant lainnya sudah pasti akan menurunkan kesuburan karena jenis minuman yang dikonsumsi memiliki kandungan yang berbahaya.

Gaya hidup yang demikian memang sering kali tak disadari karena terkadang dipengaruhi oleh faktor lingkungan, namun bagi yang belum menikah dan masih dalam usia subur hendaknya menghindari gaya hidup buruk tersebut dengan memegang teguh komitmen agar nantinya bisa mendapat keturunan.

Alangkah baiknya bila gaya hidup buruk seperti di atas diganti dengan pola hidup yang sehat, seperti selalu mengutamakan buah dan sayur untuk dikonsumsi, menyediakan waktu yang cukup buat istirahat, dan melakukan olahraga dengan rutin, serta menyempatkan waktu untuk refreshing. Tentu hal ini akan sangat bermanfaat untuk menunjang keseimbangan hormon dan menjaga fertilitas dengan baik.

Selain ketiga hal di atas, salah satu faktor lain yang mempengaruhi fertilias wanita adalah keturunan karena hal ini sifatnya sudah mendarah daging. Bahkan ada banyak hal yang diwariskan melalui garis keturunan, bukan hanya fertilitas melainkan juga perilaku, bentuk fisik, dan kederdasan.

Mendapat momongan memang telah menjadi kehendak Sang Maha Pencipta. Akan tetapi, sebagai mahluk ciptaan-Nya kita juga harus bisa menjaga karunia yang diberikan oleh Tuhan dengan baik, salah satunya kesuburan karena melalui kesuburan momongan bisa didapat, sekalipun itu dengan melakukan program bayi tabung atau inseminasi buatan.

3 Kebiasaan Buruk Membuat Tubuh Tidak Subur

infertilitasKetidaksuburan menjadi salah satu faktor utama yang dapat membuat seseorang tidak mempunyai keturunan. Hal ini dikarenakan sel telur dan sperma cukup rendah kualitasnya sehingga begitu sulit sulit untuk dibuahi. Meskipun di zaman modern ini banyak upaya yang dapat dilakukan untuk bisa memperoleh keturunan, seperti bayi tabung dan inseminasi buatan dengan menemukan klinik yang tepat seperti yang dilansir dari http://www.sayacantik.com/klinik/klinik-fertilitas/jakarta, tapi pasutri tetaplah harus memiliki fertilitas atau tingkat kesuburan yang baik.

Dengan kata lain, sebesar apapun usaha yang dilakukan untuk dapat mempunyai keturunan, faktor penting yang sangat mendorong adalah kesuburan. Tahukah Anda, tingkat kesuburan selain dipengaruhi oleh umur juga sangat berhubungan dengan kebiasaan ataupun gaya hidup. Jadi, bila gaya hidup buruk dapat dipastikan bisa mengurangi kualitas kesuburan. Benarkah? Yup, baca tiga kebiasaan buruk yang dimaksud:

Makan fast food & minum alkohol terlalu banyak

fast-foodSebagian besar orang terhitung lebih sering mengkonsumsi makanan cepat saji, seperti hamburger, nugget, pizza, stick keju, bacon, hot dog, kentang goreng, dan lain sebagainya. Hal ini berlaku tidak hanya bagi mereka yang sibuk dengan urusan pekerjaan, tetapi juga yang malas meracik masakan sendiri. Perlu diketahui bahwa jenis makanan cepat saji seperti di atas, memiliki kandungan yang berbahaya bagi tubuh di antaranya mengandung lemak jenuh, bahan pengawet, sodium, karbohidrat, dan garam yang tinggi, serta rasa manis buatan yang kuat.

Adapun resikonya adalah selain mengurangi tingkat kesuburan juga bahkan mengakibatkan kanker. Begitu pula dengan minuman beralkohol, kandungan kimia di dalamnya tidak hanya menyebabkan mabuk tetapi juga menurunkan kualitas kesehatan termasuk tingkat kesuburan. Itulah sebabnya mengapa mengkonsumsi minuman beralkohol dapat memicu infertilitas terutama bagi mereka yang banyak menghabiskan waktu untuk akrab dengan minuman tersebut.

Konsumsi obat-obatan berlebihan

obat-obatanKurangnya informasi membuat seseorang banyak yang tidak menyadari tentang faktor pemicu ketidaksuburan, salah satunya pengkonsumsian obat-obatan yang secara berlebihan. Setiap orang punya alasan masing-masing dalam mengkonsumsi berbagai macam obat, akan tetapi obat juga memiliki efek samping yang bisa membahayakan bagi tubuh yang sebaiknya dihindari apalagi bukan resep dari dokter. Contoh, banyak wanita ingin memiliki tubuh langsing terutama mengurangi lemak pada bagian perut. Mereka kerap melakukan berbagai cara untuk mewujudkan hal tersebut salah satunya adalah dengan mengkonsumsi obat pelangsing yang dijanjikan mampu memberi hasil secara maksimal dan instant. Padahal, memiliki tubuh langsing dapat dilakukan dengan cara yang lebih sehat dibandingkan tergantung dengan obat, baca tipsnya di sini http://www.sayacantik.com/cara-sehat-mengecilkan-perut/.

Merokok

MerokokKebiasaan merokok hampir sama halnya dengan mengkonsumsi minuman beralkohol yang secara berlebihan. Seperti yang telah diketahui bahwa merokok dapat mengganggu kehamilan salah satu di antaranya adalah kualitas kesuburan yang menurun sehingga menyebabkan pasutri susah mendapat keturunan. Kebiasaan buruk ini memang sangat sulit tuk dihindari karena kandungan dalam rokok memicu ketergantungan. Namun demikian, bukan berarti hal ini tidak mampu dilakukan. Akan tetapi, harus punya komitmen yang kuat agar bisa meninggalkan kebiasaan buruk tersebut dengan cara bertahap.

Kebiasaan buruk seperti di atas (gaya hidup) tidak sepenuhnya menjadi faktor ketidaksuburan, tapi sudah dapat dikatakan sekitar 60 hingga 70 persen. Artinya, gaya hidup sangat berperan penting dalam mendapatkan keturunan. Untuk itu, perlu menghindari gaya hidup buruk yang demikian agar peluang mendapat keturunan bisa sesuai harapan.

Kiat Menjaga Kesuburan pada Wanita

gambar-wanita-suburMemiliki tubuh yang subur sangat berpeluang untuk mudah mendapat keturunan. Hal ini tentunya tidak hanya diprioritaskan bagi mereka yang ingin memiliki anak lebih dari satu, terutama bagi mereka yang belum menikah juga wajib mengutamakannya. Bagaimana tidak, salah satu harapan terbesar dalam pernikahan adalah mendapat momongan atau buah hati sebagai wujud dari rasa cinta yang telah dibina sehingga menjadi penerus keturunan seperti yang diharapkan.

Untuk dapat memperoleh keturunan itu sendiri salah satu hal yang harus diperhatikan adalah kesuburan, baik itu bagi pria maupun wanita. Dengan kata lain, kesuburan kedua pasangan harus dijaga dengan baik karena hal tersebut menjadi salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi berhasil atau tidaknya mendapat keturunan. Berikut kiat-kiat yang bisa dilakukan:

Memprioritaskan buah dan sayur untuk dikonsumsi

buah dan sayurBuah dan sayur seperti buah naga, apel, jeruk, anggur, stroberi, melon, pisang, pear, semangka, kiwi, mangga, wortel, brokoli, kacang panjang, bayam, tomat, kangkung, dan lain sebagainya adalah makanan sehat yang rendah lemak dan kalori tapi kaya akan serat, vitamin, dan juga mineral. Selain itu kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan kacang almond juga bagus untuk meningkatkan kesuburan.

Dari uraian tersebut dapat dikatakan bahwa untuk menunjang kesuburan buah dan sayur juga mesti diprioritaskan untuk dikonsumsi dalam sehari-hari. Beragam resep bisa Anda aplikasikan untuk memasak sayur supaya tidak membosankan (terutama bagi yang tidak suka makan sayur) dan juga untuk buah dapat Anda olah menjadi jus supaya tidak muak untuk terus mengkonsumsinya.

Menjauhi makanan berlemak dan cepat saji serta rokok

junk foodMakanan berlemak dan cepat saji seperti gorengan, kue, donat, hamburger, pizza, fried chicken adalah jenis makanan yang selain dapat memicu kolestrol tinggi juga bisa menyebabkan obesitas. Sementara obesitas atau berat badan berlebih itu sendiri dapat mengurangi kesuburan sehingga peluang untuk memperoleh keturunan menjadi sulit.

Di samping makanan, gaya hidup buruk seperti kebiasaan merokok juga tidak baik untuk kesuburan karena rokok menyimpan banyak bahan kimia di dalamnya yang tentu dapat menggangu kehamilan. Ingat peringatan pada kemasan rokok, “merokok dapat membahayakan kehamilan dan janin”. Artinya, kandungan yang terdapat dalam rokok bisa membahayakan janin ataupun bakal mengganggu proses pertumbuhan janin karena sel telur dan juga sperma kualitasnya rendah sebab dipicu oleh efek daripada bahan kimia, di mana tanda awalnya tubuh terlihat kurus.

Membiasakan diri untuk rutin berolahraga

olahragaOlahraga memang tidak menjadi faktor penentu subur atau tidak suburnya kedua pasangan. Akan tetapi, olahraga dapat membantu menyeimbangkan berat badan sehingga menjadi ideal. Olahraga itu sendiri dapat mengurangi racun-racun yang ada di dalam tubuh melalui keringat, memperlancar peredaran darah, meningkatkan sistem imun, dan menjaga kesehatan organ tubuh lainnya sehingga dapat dikatakan bahwa manfaat berolahraga bukan hanya berdampak positif terhadap kesuburan pasnagan karena berat badan menjadi ideal melainkan juga terjaganya kesehatan organ tubuh lainnya.

Ingat, olahraga adalah cara yang murah meriah untuk mendapatkan kesehatan yang maksimal, so lakukanlah olahraga minimal 1 kali dalam seminggu untuk tetap terjaganya kesehatan tubuh.

Menjaga jam istirahat dengan baik

istirahatSalah satu faktor utama yang menjadi pemicu ketidaksuburan wanita adalah stres. Stres ada banyak penyebabnya, baik itu kelelahan maupun banyak pikiran. Bahkan stres juga dapat menghambat proses menstruasi pada wanita yang pada dasarnya menjadi gambaran dapat berpengaruh besar terhadap kesuburan. Maka dari itu untuk menjaga kesuburan, hal yang juga mesti diperhatikan adalah jam istirahat. Jangan biarkan tubuh kelelahan dan tidak mendapat jam istirahat dengan baik karena hal ini bisa berpengaruh terhadap ketidaksuburan.

Meski memperoleh keturunan bisa dilakukan dengan tindakan medis seperti bayi tabung, akan tetapi menjaga kesuburan adalah hal yang lebih penting. Sebab, bila dilakukan secara alami tentu hasilnya akan lebih membanggakan.

Yang Menjadi Penyebab Masalah Kesuburan

penyebab masalah kesuburan

Masalah kesuburan merupakan salah satu masalah yang dapat terjadi dalam hubungan rumah tangga. Hal ini dikarenakan setiap orang yang telah menikah tentunya berkeinginan untuk memiliki anak dari dari darah dagingnya sendiri. Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Terkadang keinginan untuk bisa memiliki anak hanya sebatas mimpi semata. Hal ini dikarenakan adanya masalah kesuburan yang akhirnya membuat seseorang tidak bisa mewujudkan keinginannya untuk memiliki anak. Masalah kesuburan ini sering kali menjadi masalah besar di dalam rumah tangga dan sering juga terjadi perceraian. Perlu Anda ketahui bawah masalah kesuburan ini bisa terjadi pada siapa saja yang artinya bukan dikarekan oleh satu pihak saja, bisa terjadi pada istri, suami, atau juga oleh kedua belah pihak. Untuk memastikan ada baiknya Anda melakukan pemeriksan di klinik yang berada di Jakarta Pusat karena peralatanya lebih lengkap. Sebelum kita bahas mengenai klinik, berikut ini yang menjadi penyebab masalah kesuburan:

Faktor usia

Faktor usia menjadi salah satu penyebab masalah kesuburan pada manusia terutama untuk wanita. Wanita yang memasuki usia 35 tahun, tentunya kesuburannya akan menurun. Kesuburan akan terus menerus menurun secara dratis di usia 37 tahun sampai masa menopause di atas 40 sampai dengan 45 tahun. Ini bisa terjadi dikarenakan setiap kali wanita mengalami menstruasi, maka cadangan sel telur lama kelamaan akan berkurang. Apalagi ketika telah memasuki masa menopause, maka kecil harapan untuk bisa memiliki anak. Lain halnya dengan pria yang tidak akan mengalami hal ini sehingga tidak menjadi masalah mengenai usia karena pria akan terus menerus memproduksi sel-sel terus sepanjang hidupnya.

Pola makan yang kurang baik

Pola makan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena makanan yang dimakan menjadi hal penting untuk diperhatikan. Hal ini dikarenakan pola makan yang kurang baik dapat menjadi penyebab kesuburan bermasalah. Ada banyak makanan yang dapat mempengaruhi masalah kesuburan, seperti makanan yang mengandung gula terlalu tinggi, kafein, makanan instan, dan makanan yang mengandung asam tinggi. Oleh karena itu, biasakan diri untuk mengatur pola makan dan mencari makanan yang dapat meningkatkan kesuburan. Ada banyak makana yang dapat meningkatkan kesuburan seperti ini. Dengan Anda mengkonsumsi makanan yang bisa meningkatkan kesuburan dengan pola yang baik, maka ini untuk menghindari terjadinya masalah kesuburan.

Berat badan yang berlebihan

Berat badan yang berlebihan bisa menjadi penyebab Anda mengalami masalah kesuburan. Ini dikarenakan ada banyak lemak yang ada di dalam tubuh Anda sehingga akan sulit bagi Anda untuk memiliki keturunan karena tertutup dengan lemak. Untuk itu, Anda harus rajin untuk menjaga berat badan dengan cara rutin olahraga baik pagi atau sore hari. Dengan Anda memiliki berat badan yang ideal, maka membuat masalah kesuburan Anda baik. Wanita juga membutuhkan 17% lemak ketika mengalami menstruasi pada periode pertama dan 22% sepanjang propde.

Kebiasaan merokok

Masalah kesuburan tidak hanya terjadi pada wanita saja, tapi juga pria. Pria bisa mengalami masalah kesuburan jika dirinya terbiasa merokok. Ini terjadi dikarenakan nikotin bersifat mengentalkan darah sehingga darah tidak dapat beredar secara lancar sehingga membuat kemampuan membuahi menurun. Ada baiknya untuk menghindari yang namanya rokok. Rokok tidak hanya dapat membuat masalah kesuburan, tapi ada banyak penyakit dapat timbul akibat rokok.

Selain 4 yang menjadi penyebab masalah kesuburan di atas, stress juga dapat menjadi penyebab masalah kesuburan karena stress dapat menyebabkan ganguan ovulasi yang menyebabkan kualitas kulit telur tidak maksimal. Kunjungi http://www.sayacantik.com/klinik/klinik-fertilitas/jakarta/jakarta-utara/untuk melakukan pemeriksaan sebelum Anda terlambat.

Inkubator untuk Bayi Prematur

Perawatan bayi dalam inkubator bertujuan untuk menekan angka kematian karena bayi dengan bobot rendah serta organ-organ yang belum bekerja maksimal. Berakhirnya perawatan bayi dalam inkubator ketika bobot bayi telah naik signifikan dari sebelumnya.

Inkubator untuk Bayi Prematur

Dikutip dari salah satu sumber terpercaya, Indonesia termasuk dalam daftar negara terbanyak penyumbang bayi prematur lebih tepatnya masuk dalam top five. Bayi prematur merupakan bayi yang lahir di bawah 37 minggu dengan bobot yang ringan (di bawah 2500 gram), meski biasanya memiliki kondisi yang lengkap.

Kondisi ini sering kali membuat organ-organ tubuh bayi tidak berfungsi dengan baik serta tinggi mengalami gangguan kesehatan. Tak heran jika tak sedikit bayi meninggal karena kelahiran yang prematur. Apa yang sebenarnya menjadi penyebab bayi prematur? Beberapa pendapat menyebutkan, berikut beberapa penyebab bayi lahir prematur:

  • Penyakit yang diderita ibu hamil. Janin sepaket dengan ibu hamil. Apabila ibu mengalami gangguan kesehatan, kondisi janin juga ikut berpengaruh. Ibu hamil yang mengidap hipertensi, diabetes, anemia, dan lainnya akan meningkatkan peluang melahirkan bayi prematur.
  • Gaya hidup buruk. Gaya hidup yang dilakukan oleh ibu hamil sangat menunjang perkembangan janin. Apabila ibu hamil tidak lepas dari rokok, obat-obatan terlarang, atau alkohol jelas akan memicu bayi lahir prematur.
  • Kondisi psikologis ibu hamil. Ibu hamil harus memiliki suasana hati yang baik. Ibu hamil tidak boleh cemas, stres, hingga depresi selama kehamilan karena bepotensi melahirkan bayi prematur.
  • Infeksi pada air ketuban. Air ketuban yang pecah atau bocor lebih awal memicu bayi lahir prematur. Penyebab dari hal ini adalah adanya infeksi pada air ketuban yang disebabkan karena keputihan, infeksi saluran kemih, atau lainnya.

Bayi prematur butuh penanganan khusus agar ia bisa hidup seperti bayi lahir normal. Apa yang bisa dilakukan dengan bayi prematur? Dengan merawat bayi prematur dalam inkubator. Mengapa bayi memerlukan inkubator? Pada dasarnya, bayi prematur mengalami 3 masalah utama berikut:

  • Kemampuan bernafas yang belum sempurna
  • Kemampuan menghisap ASI belum optimal
  • Kemampuan mengontrol suhu tubuh yang belum prima

Ketika bayi dimasukkan dalam inkubator, bayi prematur diberikan oksigen untuk bantu bernafas, diberikan makanan melalui selang yang umumnya ditempatkan di hidung, serta dijaga suhu di dalamnya agar tetap hangat. Perawatan ini dilakukan hingga bayi prematur memiliki organ-organ yang bekerja dengan normal dengan diiringi peningkatan berat badan (antara 1500 gram hingga 2000 gram).

Adapun target perawatan bayi prematur dalam inkubator, sebagai berikut:

  • Suhu inkubator minimal 29 derajat Celcius
  • Frog position, posisi bayi prematur yang baik di mana posisi tangan & kaki menekuk mirip katak

Satu hal yang penting, kesterilan harus dijaga untuk kesuksesan perawatan bayi prematur dalam inkubator. Semua tenaga kesehatan harus melakukan beberapa persiapan sebelum menyentuh bayi prematur dalam inkubator karena rentan terhadap infeksi. Berikut persiapannya: mencuci tangan, menggunakan sarung tangan, memakai jubah khusus, dan lainnya.

Sebetulnya, penanganan bayi prematur bukan hanya dengan perawatan di inkubator melainkan juga dengan perawatan metode kanguru atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah Kangoroo Mother Care. Sebab, bayi prematur berada dalam dekapan dada ibu dengan posisi bayi tegak lurus serta kulit yang bersentuhan langsung. Layaknya kanguru yang memasukkan anaknya di dalam kantung di perutnya, bukan? Pada metode perawatan ini, ibu harus menggunakan baju yang longgar sehingga bisa memasukkan bayi. Jika tidak, gunakan kain lebar untuk mendekap bayi sehingga bayi tetap merasa hangat.

Faktor-Faktor Pemicu Kesuburan Wanita Terganggu

Kesuburan Wanita Terganggu

Mendapatkan keturunan setelah menikah menjadi impian bagi setiap pasangan suami istri. Kehadiran si kecil dapat membuat kehidupan rumah tangga makin berwarna. Hanya saja, tak sedikit pasangan yang harus menerima “pil pahit” yakni sulit mendapatkan keturunan meski telah bertahun-tahun lamanya menikah. Ketika demikian kondisinya, wanita sering kali yang disalahkan. Wanita dianggap mandul & tidak bisa memberikan keturunan. Sedih? Sudah pasti. Namun, jangan biarkan kondisi ini membuat Anda menyerah. Pertahankan rumah tangga dengan mencari akar permasalahan ketidaksiburan. Pada dasarnya, berikut faktor-faktor yang memicu kesuburan wanita terganggu:

Menstruasi tidak lancar

Apakah siklus menstruasi Anda tidak lancar? Jika iya, ini yang menjadi sumber permasalahannya. Menstruasi yang tidak lancar membuat rahim tidak subur. Untuk mengembalikan kesuburan, berarti harus melancarkan siklus menstruasi. Simak beberapa pemicunya untuk dapat mengatasinya!

  • Stres sangat wajar dialami. Akan tetapi, jangan terlalu membiarkan stres karena berakibat pada menstruasi yang tidak lancar. Makanya, harus mengurangi stres jika ingin mengembalikan kesuburan. Caranya dengan akupuntur di telinga, liburan ke tempat seru & menyenangkan, akupresur, meditasi, cukup istirahat, dan lainnya.
  • Berat badan berlebih. Berat badan berlebih bukan hanya dapat memicu penyakit jantung atau diabetes, melainkan juga dapat menurunkan kesuburan. Tidak lain karena siklus menstruasi bakal tidak lancar dibuatnya. Untuk itu, segera dapatkan badan ideal agar menstruasi kembali lancar, caranya dengan diet sehat.

Selain mengurangi stres dan menurunkan berat badan, upaya lain agar menstruasi lancar adalah konsumsi makanan pelancar menstruasi. Ada jenis-jenis makanan tertentu yang dianggap mampu untuk melancarkan menstruasi seperti halnya sayuran hijau (kandungan seratnya yang tinggi akan melancarkan sistem pencernaan sekaligus siklus menstruasi), kacang-kacangan (berkaitan dengan melancarkan haid karena lemak baik & omega 3 di dalamnya), & daging merah (dijadikan sebagai pengganti zat besi yang hilang setiap bulannya melalui menstruasi).

Gaya hidup buruk

Gaya hidup buruk yang dilakukan wanita juga bisa faktor yang menganggu kesuburan. Apa saja gaya hidup buruk tersebut? Sebagai berikut:

  • Merokok. Tak sedikit wanita yang merokok entah karena pengaruh lingkungan, kondisi keluarga, ataupun lainnya. Padahal, merokok dapat membuat wanita menopause dini yakni kondisi di mana wanita yang sudah tidak subur lagi meski masih usia produktif. Di samping itu, rokok juga memicu kanker serviks yang juga memicu sulit hamil. Kalau memang bisa hamil meski jadi perokok aktif, resiko keguguran 3 kali lebih tinggi dan bayi lahir cacat sangat mungkin.
  • Mengkonsumsi makanan siap saji. Makanan siap saji memang lebih praktis dengan rasa yang cukup menggoyang lidah. Makanan siap saji menjadi andalan terutama bagi wanita karir. Sayangnya, kepraktisannya justru membawa masalah terhadap kesuburan wanita. Makanan siap saji dapat memicu kegemukan. Telah diketahui kalau kegemukan bisa membuat hormon terganggu hingga akhirnya siklus menstruasi jadi tidak lancar.
  • Minum pil KB. Pil KB harus diminum untuk memiliki keluarga ideal. Hanya saja, terlalu lama memasang pil KB akan membuat kesuburan terganggu. Butuh waktu mengembalikan kesuburan pasca melepaskan pil KB. Oleh karenanya, jika ingin cepat dapat keturunan sebaiknya jangan tunda kehamilan pasca menikah dengan minum pil KB.

Selain daripada itu, usia yang tak kalah mempengaruhi kesuburan wanita. Semakin bertambah usia, seiring dengan itu pula kesuburan wanita akan berkurang. Makanya, wanita disarankan tidak menikah pada usia 40 tahun ke atas karena kesuburannya mulai berkurang dan bakal sulit dapat keturunan. Jika memang masih bisa hamil, persalinan caesar besar kemungkinan bakal ditempuh untuk menyelamatkan ibu & anak.